Ingat, Ingat..

by 6:56 PM 0 comments
gue punya temen. Temen gue itu, kalian.


Apa maksud perkataan gue di atas? Kalimat berpola S-P-O di atas tidak lain dan tidak bukan, terererererng (bunyi genderang), isi hatiku kepada kalian. #jengjengg

Oke, oke. Serius nih.
Postingan kali ini gue tujuin buat temen gue yang sedang patah hatinya dan hilang separuh sayap jiwanya.
warning: tulisan yang akan ditampilkan dibawah dapat menyebabkan kantuk, lemah dan letih mencari cinta serta kebingungan akan jati diri bagi para jomblo. waspadalah, waspadalah..

Pernah gak kalian mengalami yang namanya keputusasaan? Sesuatu yang membuat makan kita jadi gak enak, tidur gak nyenyak, dompet gak ada isi, kulkas isinya cuma aer dingin (??), dan sebagainya.

Sekarang gue tanya lagi, pernah gak kalian merasakan yang namanya patah hati? Bagaimana rasanya?
*hening*
Kalo blog ini ibarat sebuah henpon dan postingan kita diibaratkan kita sedang ngbrol nih di telepon, gue yakin kalian pasti bakal jawab dgn semangat 'eh, iya-iya pernah banget!' atau 'iya, nyebelin banget rasanya' atau 'uh, gak usah ditanya kalee, yaiyalah pernah' dan sebagainya. Rempong cyin.

yah, secara umum patah hati itu adalah sesuatu yang mengubah sayur lodeh menjadi sayur asem, orang senyum keliatan kayak lagi nahan boker, dan orang yang nawarin bangku di bus kota buat kita jadi kayak jambret. Intinya, patah hati itu sesuatu yang mengubah perspektif kita kepada lingkungan kita, sehingga segala sesuatu yang ada menjadi versi suramnya. Naek Mercedes Benz serasa naik angkot atau makan Steak serasa makan Marmut Salto Goreng (ini yang dinamakan galau stadium 4). Kalo kalian mengalami hal di atas, gue sarankan kalian cepet-cepet mengubah cemilan gorengan kalian menjadi hit elektrik goreng.

Berapa lamakah waktu hingga kalian bangkit dari keterpurukan itu?
1 bulan? 2 bulan? atau mungkin 1 tahun?

Jadi apa inti dari inti dari inti dari inti dari celotehan gue ini? Intinya, patah hati itu pernah melanda siapa saja.

Intinya lagi? Patah hati itu suatu yang wajar.
itu doang ya? Tapi itu semua udah gak wajar kalo patah hatinya ampe berbulan-bulan.

Coba kalian inget-inget deh, gue nulis apaan diatas sekali postingan ini, tepatnya disalam pembuka? #jengjengg.
Silakan bercurhat ria dan lega!

Buat temanku, Kepala Pecong kami yang baik hati.

Rahmanda Putra

Developer

Cras justo odio, dapibus ac facilisis in, egestas eget quam. Curabitur blandit tempus porttitor. Vivamus sagittis lacus vel augue laoreet rutrum faucibus dolor auctor.

0 comments:

Post a Comment