Beberapa hari ini mulai bingung mau nulis apaan, jadi gue akan cerita tentang hobi gue yang lain ajalah, yaitu *terengtereng* BASKET!
Bukan, bukan basket basah ketek ya. Lah masak basah ketek dijadiin hobi.
Basket yang mau gue bicarain adalah olahraga yang mantul-mantulin bola terus dimasukin kekeranjang yang tingginya mengalahkan tinggi rata-rata orang di Indonesia, muahaha.
Jadi kenapa gue suka basket? Karena gue termasuk orang-orang yang mudah berkhayal. Iya, berkhayal.
Jadi, ketika gue kecil dulu (iya, gue pernah kecil), tepatnya waktu SD, kelas berapa gue lupa, gue suka baca komik yang judulnya Slam Dunk. Pemeran utama di komik ini adalah seorang berandal yang cintanya selalu ditolak dan membenci basket, karena wanita yang terakhir kali menolaknya mempunyai pacar seorang pemain basket. Nah, lalu dia bertemu dengan seorang gadis cantik yang mengira ia adalah pemain basket karena tubuhnya yang tinggi. Sejak itulah, ia masuk ke tim basket untuk merebut perhatian wanita tersebut. Ini kenapa gue sebentar-bentar ngomong gadis, terus wanita, terus gadis lagi.. ah abaikan.
Nah, awalnya Sakuragi (nama pemeran utamanya) masuk basket memang untuk merebut perhatian wanita tersebut. Tapi lama kelamaan ia semakin menyukai basket dan rajin berlatih (tetapi tidak makan sonice), walaupun orang sering mengejek ia seorang yang idiot dalam hal basket.
Nah, seperti dalam drama-drama jepang itu, gue mulai menyukai basket karena terpengaruh dengan kegigihan sakuragi. Selain itu, gue juga tersepona dengan indahnya basket itu sendiri, cara pemain basket memainkan bola dengan lihainya dan lain sebagainya.
Yah, begitulah. Gue dan khayalan tingkat tinggi gue. Tapi, kalo gue pikir, bukankah hidup emang seperti itu ya? Banyak orang suka main musik karena awalnya baca komik. Ato, banyak orang yang bercita-cita jadi pemain sepakbola karena nonton ato baca komik Captain Tsubasa. Ah, betapa komik itu menginspirasi. Untungnya gak ada orang yang terinspirasi Wiro Sableng ya. Bisa-bisa orang tersebut bikin tato 14042 di dada dan kemana-mana bawa kapak.
Eh ini kok malah cerita komik?
Oke, Slam Dunk adalah pemicu yang membuat gue menyukai basket. Hal lain yang membuat gue menyukai basket adalah karena sejak kecil gue main basket. Dirumah tante gue ada ring basket gitu, dan gue sering main bareng sepupu-sepupu gue. Dan kecintaan gue sama basket makin menjadi, ketika gue menonton pertandingan basket di tivi.
Gue kagum dengan bagaimana pemain basket NBA, yang badannya gede-gede gitu, bisa memainkan bola ditangan mereka, meliuk meliuk melewati pemain lain kayak berjoget (bukan joget gayung). Indah.
Intinya, itulah kenapa gue suka basket. Sampe sekarangpun gue masih main basket, walaupun gak jago-jago amat. Ahaha. Gapapa kali yaa, yang penting bahagia. Keren..



0 comments:
Post a Comment