Observasi (Kurang) Dalam Bagian 2

by 6:47 PM 0 comments
Baiklah. Pada observasi kali ini, saya akan membahas tentang 'pintu kemana saja'.

Mari kita mulai dengan pernyataan dari saya bahwa, manusia sudah menciptakan 'pintu kemana saja' sejak dahulu.

Sebelumnya kita cari tahu dahulu, apa yang dimaksud dengan 'pintu kemana saja'?

Menurut sumber referensi yang saya baca, yaitu literatur dengan judul 'Doraemon' karangan Fujiko F.Fujio, 'pintu kemana saja' adalah alat yang akan membawa kita tempat yang kita inginkan. Saya ulang sekali lagi -- hanya berjaga-jaga kalau-kalau kalian kurang mengerti -- 'pintu kemana saja' adalah alat yang akan membawa kita ke tempat yang kita inginkan.

Anda lihat kalimat yang saya cetak tebal? Disitulah sebenarnya letak kebenaran di balik 'pintu kemana saja' ini.

Untuk memudahkan anda, coba lihat pintu yang ada di depan anda -- apapun itu, pintu toilet di mall sekalipun -- Sudah? Nah, ketika anda melewati/masuk ke pintu tersebut apa yang anda pikirkan?

Begini, semisal anda masuk melalui pintu toilet, anda tentu berpikir dalam hati 'saya ingin ke toilet', benar? NAH! Bukankah pintu toilet itu sendiri seperti konsep awal 'pintu kemana saja', yaitu membawa kita ke tempat yang kita inginkan, dan anda sampai di tempat yang anda inginkan ketika membuka pintunya, yaitu toilet. Titik.

Demikian observasi dari saya. Ingat, jangan terlalu serius. Apabila saya salah mungkin -- mungkin yang sangat kecil -- bahwa observasi saya kurang dalam.

Ciao!

Rahmanda Putra

Developer

Cras justo odio, dapibus ac facilisis in, egestas eget quam. Curabitur blandit tempus porttitor. Vivamus sagittis lacus vel augue laoreet rutrum faucibus dolor auctor.

0 comments:

Post a Comment